Tiga partai itu tentu akan sulit meningkatkan elektoral Ganjar secara signifikan.
Analisa Jamiluddin, kondisi itu akan memaksa PDIP dan Ganjar harus bekerja keras meningkatkan elektoral Ganjar. PDIP dan Ganjar seolah bekerja sendiri untuk memenangkan Pilpres 2024.
"Kalau hanya tiga partai itu yang mendukung Ganjar, maka keinginan PDIP untuk hattrick tampaknya sangat berat. Jangankan untuk menang, masuk putaran keduanya saja tampaknya sangat berat," jelas Jamiluddin, Minggu (25/6).
Menurut mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta ini, tidak adanya partai besar yang merapat mendukung Ganjar, mengindikasikan belum ada dukungan total dari Joko Widodo.
Menurut Jamiluddin, Jokowi tampaknya tidak sepenuhnya mendukung Ganjar. Jokowi masih mendua, bahkan belakangan ini terkesan lebih condong ke Prabowo daripada ke Ganjar.
Sumber: kontenjatim
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini