“Selama ini yang saya tahu kalau hasil laporan BPK menyatakan penyelenggaran Formula E tidak ada unsur korupsinya," tegas Habib Umar.
Dikatakan Habib Umar, pastinya rakyat akan turun ke jalan jalan (people power ) dan akan menyuarakan mosi tidak percaya terhadap Jokowi yang suka cawe-cawe ini. Jika Anies benar benar dijadikan tersangka.
"Saat ini rakyat sudah sangat menginginkan perubahan. Dan para pendukung Anies serta elemen lainnya yang jumlahnya ada ratusan juta orang pastinya tidak akan terima ke zoliman ini," tuturnya.
Lebih jauh Habib Umar mengatakan, Apa lagi lembaga hukum yang dijadikan alat kekuasaan, adalah KPK yang mana pimpinannya telah dilaporkan dan diduga telah melakukan tindakan pidana. Jika hal tersebut dipaksakan dalam tempo singkat negara ini akan runtuh dan hancur dikarenakan hilangnya keadilan diatas bumi pertiwi ini.
"Harusnya hukum ditegakkan bukan dimanfaatkan untuk kepentingan politik dan menghabisi lawan-lawan politiknya, apalagi untuk menzolimi orang atau kelompok lain yang berseberangan pilihan politiknya," katanya.
Sumber: populis
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?