“Presiden yang satu bekerja keras untuk melunasi utang para pendahulunya. Sementara yang satu lagi, sibuk menumpuk utang,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Sabtu malam (1/7).
Sindiran ini disampaikan lantaran utang di era Jokowi meroket tinggi. Padahal, era sebelum Jokowi sudah bersusah payah menambal utang agar tidak jadi beban rakyat di masa depan.
Lebih lanjut, Andi Sinulingga khawatir utang yang kian bertumpuk akan berbanding lurus dengan tingkat korupsi.
“Di manapun, yang namanya bayar utang itu memang jauh lebih sulit ketimbang nambah utang bertumpuk-tumpuk. Utang bertumpuk dan korupsipun meroket,” tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Konflik Timur Tengah 2 Bulan, Menteri ESDM Buka Suara: Stok BBM Nasional Aman?
Harta Rp40,43 M Tanpa Utang! Ini Isi LHKPN Hasan Nasbi, Penasihat Khusus Komunikasi Presiden
Reshuffle Kabinet Prabowo Hari Ini: 6 Nama Baru Dilantik, Ada Dudung hingga Aktivis Buruh!
Minyakita Makin Mahal? Zulhas Beri Sinyal Kenaikan HET, Netizen Murka!