Menurut Refly, prestasi suatu pemerintahan dilihat di bagian akhir masa jabatan.
“Jadi, jika dikatakan nirprestasi, bukannya tak ada prestasi sama sekali. Namun, hasil prestasi itu dilihat di akhir pemerintahan, seperti orang bagi rapot,” paparnya.
Refly menegaskan Presiden Jokowi tentu memiliki cukup banyak prestasi, seperti membangun infrastruktur, hingga menyamakan harga BBM di Papua dan Jawa.
Namun, dampak buruk dari pemerintahan Jokowi juga cukup banyak.
“Misalnya, utang luar negeri menggunung, kemampuan fiskal Indonesia makin melemah, kohesi sosial tercederai, hingga ada segregasi di masyarakat,” katanya.(*)
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Puan Maharani Bongkar Masalah Utang Whoosh: DPR Akan Usut Tuntas!
Prof Henri Balik Badan Bongkar Rekayasa Gibran Cawapres: Saya Kecewa dengan Jokowi!
Misteri Dewa Luhut di Balik Proyek Whoosh: Rahasia yang Baru Terungkap
Fakta Mengejutkan di Balik Proyek Whoosh: Dugaan Markup Rp 60 Triliun dan Potensi Kerugian Negara