"Dan yang diajak gabung bukan orang sembarangan, bedakan dengan sebelah. Menuju hattrick," tandasnya.
Sebelumnya, PDIP juga tengah menjalin komunikasi dengan Purnawirawan TNI Jenderal Andika Perkasa. Namun, perihal tim pemenangan memang belum sepenuhnya jadi.
"Kalau Pak Andika sudah (komunikasi) ya, Pak Arsjad juga pasti ya, pasti komunikasi. Komunikasi kita kan baik. PDIP kan partai yang inklusif ya, dan Mbak Puan itu komunikasinya juga sangat baik, kan gitu ya, dengan berbagai macam kalangan," ujar Djarot kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/7/2023), dikutip dari detik.com.
Harapannya, dengan tim pemenangan yang masih digodok, bisa menjadi tim yang kompak, solid, dan menjangkau berbagai kalangan masyarakat.
"Sehingga diharapkan nanti tim kampanye nasional itu betul-betul kompak, solid dan bisa menjangkau berbagai macam, ya, segmen masyarakat dan tokoh masyarakat ya, sampai dengan anak-anak muda," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?