POLHUKAM.ID - Rencana pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang ingin memperbaiki Jakarta International Stadium (JIS) menimbulkan pro kontra.
Renovasi dilakukan karena JIS dianggap belum sesuai dengan standar FIFA untuk menjadi venue Piala Dunia U-17, yang bakal digelar di Indonesia pada November 2023.
Menyikapi polemik ini, Founder Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio mengatakan, rencana renovasi JIS ini seharusnya disikapi dengan biasa saja.
"Ini kenapa pada berisik tentang JIS di revisi? Direnovasi? Mikir dong! Kecil ini," kata Hensat, sapaan karibnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/7).
Sambil berkelakar, melakukan revisi pada JIS tidak seberat memindahkan ibukota negara.
Artikel Terkait
Prabowo Buka Suara ke Tokoh Kritis: Kedaulatan Negara Terancam Oligarki!
Prabowo 2029 Tanpa Gibran? Analisis Mengejutkan Soal Strategi Gerindra
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai