POLHUKAM.ID - Kedekatan Partai Demokrat dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) usai pertemuan antara Puan Maharani dengan Agus Harimurti Yudhoyono hingga kini masih terus terjalin.
Meski begitu, PDIP mengungkapkan kedekatan tersebut tidak lantas dimanfaatkan untuk menarik partai berlambang bintang merci itu bergabung mendukung Ganjar dalam Pilpres 2024.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sendiri mengungkapkan, partainya masih memiliki skala prioritas untuk mengajak Golkar, PKB dan PAN untuk bisa melakukan kerja sama politik. Lantaran partai-partai tersebut sebelumnya diundang dalam perayaan puncak Bulan Bung Karno di Stadion GBK.
"Ya untuk skala prioritas itu, tetapi kami kan juga membangun dialog dengan Partai Demokrat. Kami bangun hubungan dengan Partai Demokrat," ujarnya seperti disampaikannya saat berada di Rumah Aspirasi, Relawan Ganjar Pranowo pada Sabtu (8/7/2023).
Hasto juga menyampaikan, jika pertemuan intens yang dilakukan antara PDIP dengan Demokrat masih terganjal etika politik yang harus dipahami.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?