POLHUKAM.ID - Menurut analisa pengamat politik Rocky Gerung, proses PDI Perjuangan (PDIP) mencapreskan Ganjar Pranowo tidaklah demokratis.
Hal ini sebagai tanggapan sikap politisi PDIP Effendi Simbolon yang secara terbuka memuji Prabowo Subianto. Menurut Rocky, meski dukungan Effendi Simbolan terhadap Prabowo Subianto memberi pukulan bagi partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu, tapi bukan merupakan upaya menantang PDIP.
"Jadi pasti Gerindra juga a blessing in disguise bahwa Effendi mengucapkan itu, dan itu pukulan bagi PDIP, tetapi kita selalu analisis buat Effendi itu bukan petatang-peteng untuk nantangin PDIP," ujar Rocky, mengutip fajar.co.id, Selasa (11/7/2023).
Namun untuk menunjukkan kepada publik bahwa pemilihan Ganjar Pranowo sebagai capres PDIP tidak jujur dan ini tentu saja ditunggu oleh masyarakat umum.
Artikel Terkait
Prabowo Buka Suara ke Tokoh Kritis: Kedaulatan Negara Terancam Oligarki!
Prabowo 2029 Tanpa Gibran? Analisis Mengejutkan Soal Strategi Gerindra
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai