POLHUKAM.ID -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menolak dipaksa menjadi calon wakil presiden (Cawapres) salah satu kandidat calon presiden (Capres).
Penegasan itu disampaikan Erick, merespon pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan Presiden Joko Widodo, di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/7).
"Kalau teman-teman media tanya ada bicara politik, saya rasa belum. Saya belum ditugaskan (menjadi Cawapres)," kata Erick kepada wartawan, di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Sabtu (22/7).
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang