"Itu urusan internal Golkar. Tidak ada hubungannya dengan kita," tegasnya.
Jokowi juga tidak mau ikut campur perihal keinginan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang secara terbuka bersedia menjadi calon Ketua Umum Partai Golkar bila dilaksanakan Munaslub.
Menurut Jokowi, hal itu tak ada hubungannya dengannya. Jika nama-nama tersebut memang berkeinginan untuk maju, maka itu menjadi urusan masing-masing.
"Kalau Pak Luhut, Pak Bahlil, Pak Bamsoet punya keinginan (sebagai Ketum Golkar), itu urusan beliau-beliau, bukan urusan kita," tandas Jokowi.
Saat memberikan keterangan pers, juga hadir mendampingi Jokowi Luhut Binsar Pandjaitan dan Bahlil Lahadalia.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?
Prabowo dan Ancaman Penertiban Pengkritik: Benarkah Demokrasi Kita Semakin Muram?
Roy Suryo Dilarang Lawan Rismon: Kuasa Hukum Ungkap Alasan Mengejutkan dan Skenario End Game
Dokter Tifa Bocorkan Detik-Detik Mengejutkan Saat Periksa Skripsi Jokowi Bareng Rismon & Roy Suryo