“Ini saya yakin punya maksud politik yang cukup misterius,” ungkapnya.
Kemudian, ia mengatakan bahwa dengan masuknya bahasa Mandarin ke dalam kurikulum pendidikan harus diwaspadai dengan betul-betul.
“Andai kata nanti politik ekonomi bahkan Han-kam kita sudah dikuasai China berkat politik Jokowi maka seperti Rusia yang melakukan rusifikasi etnik-etnik,” ucapnya.
Menurutnya, pemaksaan pemakaian bahasa Mandarin di Indonesia itu sebagai upaya untuk Chinaisasi.
“Ini kekhawatiran yang real, bukan mengada-ada,” pungkasnya.
Sumber: populis
Artikel Terkait
Prabowo Tantang Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo! – Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia 5 Jam dengan Abraham Samad & Susno Duadji, Istana Buka Suara!
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia