"Tidak pernah ada konsolidasi, pertemuan, dan aktivitas apapun yang dilakukan oleh Ganjarian Pusat untuk memperkuat Ganjarian Spartan di Bengkulu," ujarnya.
Dedi menjelaskan, tidak ingin kelompok sukarelawan ini tak memiliki manfaat. Untuk itu, dia memutuskan angkat kaki dari organisasi.
"Daripada hanya menjadi organisasi relawan sekedar nama tanpa ada koordinasi apapun dari pusat dan tidak memberi manfaat, lebih baik saya mundur dengan teman-teman Ganjarian di Bengkulu. Cuma berisik di media, tidak ada aktivitas kongkret," tutupnya.
Sumber: populis
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?