Sebagai informasi, Anies merupakan capres usungan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Koalisi ini terdiri dari NasDem, Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Hingga kini, Koalisi Perubahan maupun Anies belum menentukan siapa cawapres yang akan diusung pada Pilpres 2024.
Demokrat sendiri terus mendorong ketua umumnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk jadi cawapres Anies. Meski demikian, NasDem secara tersirat menyatakan kekurangsetujuannya.
Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali meminta Anies pilih cawapres bukan hanya karena pertimbangan sosok itu punya partai politik.
“Seseorang dipilih sebagai cawapres bukan pertimbangannya karena mempunyai partai, bukan pertimbanganya Anies bisa maju saja,” ujar Ali dalam keterangan tertulis, Selasa (1/8/2023). AHY sendiri merupakan satu-satunya kandidat cawapres kuat untuk Anies yang ‘mempunyai partai’.
Sumber: solopos
Artikel Terkait
Prabowo Buka Suara ke Tokoh Kritis: Kedaulatan Negara Terancam Oligarki!
Prabowo 2029 Tanpa Gibran? Analisis Mengejutkan Soal Strategi Gerindra
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai