POLHUKAM.ID -Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengungkapkan kriteria sosok calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies Baswedan.
Mulanya, Jansen menolak Yenny Wahid menjadi cawapres mantan Gubernur DKI Jakarta itu dengan mengatakan sosoknya tidak pas di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), meskipun putri Gus Dur merupakan figur yang kompeten di bidangnya.
“Mbak Yenny buat saya bagus. Bahkan lengkap sekali dgn segala atribusi yg melekat dalam diri beliau. Namun utk posisi Wapres di koalisi perubahan, buat saya beliau tidak pas, tidak cocok," kata Jansen.
Menurutnya, Yenny bisa saja menjadi seorang cawapres tetapi melalui koalisi lainnya, bukan KPP.
"Mungkin cocoknya di koalisi yang lain," kata Jansen di akun Twitternya, dikutip Liberte Suara, Kamis (10/8/2023).
Jansen menyebut kriteria cawapres yang bakal dipilih oleh Anies dan KPP. Salah satunya adalah sosok yang merepresentasikan perubahan.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?