Menurut dia, situasi Indonesia saat ini, yakni pada tahun 2023 menuju 2024 hampir sama dengan situasi 2003 menuju 2004 dahulu.
“Saya masih ingat ketika saya maju sebagai calon presiden saya berkeliling Indonesia bertemu dengan rakyat baik siang dan malam. Apa yang saya sampaikan? yang saya sampaikan tentu dengan bahasa rakyat adalah visi saya tentang Indonesia loka tahun kedepan waktu itu tentang kalau saya mendapatkan amanah untuk memimpin Indonesia. Apa yang hendak saya lakukan tugas saya apa, yang saya sampaikan adalah sesuatu yang bisa saya lakukan, yang bisa saya kerjakan,” tuturnya.
SBY menegaskan bukan janji-janji kosong dan bukan angin surga belaka. Ia menilai rakyat akan menngingat apa yang telah disampaikan dan dapat diwujudkan dalam pemerintahan yang ia pimpin kala itu.
“Alhamdulillah saya telah memenuhi janji-janji saya Karena sejarah telah mencatat bahwa di akhir masa bakti saya 10 tahun kemudian kondisi Indonesia jauh lebih baik. Itulah gunanya visi, pemikiran, solusi, dan kemudian diupayakan dengan sekuat tenaga dengan sungguh-sungguh dan ini akan tetap relevan sepanjang masa untuk diingat oleh siapapun yang ingin menjadi pemimpin di negeri ini,” tutup SBY.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?