"Hati-hati lho, mesti dilihat kalau ada bisik-bisik si A ini kelihatannya mau diambil, sudah drop, karena apa? Keputusan KPU sekarang apalagi kalau sudah jadi DCT (daftar calon tetap), itu justru kayaknya di situ yang akan dimainkan," jelas Megawati.
"Jadi nanti kalau ada seseorang sudah ditarget, mestinya kalau benar administrasi atau prosedur ketika masih sementara (daftar calon sementara), harus dilihat CV dan lain sebagainya," tutur dia.
Lebih jauh, Megawati mengatakan masalah ini merupakan realita politik yang terjadi saat ini. Menurutnya, akan menjadi kerugian besar jika sampai ada caleg dicoret oleh KPU.
"Tentu pada kenyataannya ini kerja politik, nanti akan tentu dicopot tidak boleh jadi calon. Dan saya bilang pada Sekjen (Hasto Kristiyanto) ini ruginya 2 kali," ucap Megawati.
"Kenapa? Setelah dicopot nomor itu tidak akan boleh diganti, kosong. Jadi bayangkan kita rugi orang dan rugi partai," tutup dia.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Isi Rumah Prabowo di Hambalang: Isinya Cowok Ganteng?
Fahri Hamzah Beberkan Fakta: Prabowo Seharusnya Jadi Presiden 25 Tahun Lalu, Bukan Sekarang!
Gagal Total! Gema Nasional Ultimatum Copot Dirut KAI Bobby Rasyidin Setelah Tragedi Beruntun
Sri Bintang Pamungkas Bongkar Fakta: Para Jenderal TNI Sudah Tahu Soal Teddy Sejak Lama, Bukan Rahasia Lagi!