POLHUKAM.ID - Anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Deddy Yevri Hanteru Sitorus membongkar penyebab Budiman Sudjatmiko memilih untuk mendukung bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto ketimbang Ganjar Pranowo.
Deddy menyebut, Budiman sempat meminta kursi menteri apabila Ganjar jadi presiden namun tidak bisa dikabulkan.
Deddy menerangkan kalau hal itu disampaikan Budiman kepada Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.
"Anda datang ke sekjen minta kursi menteri kalau pak Ganjar menang," terang Deddy dalam sebuah video yang diunggah pemilik akun X @ch_chotimah2 dikutip Rabu (23/8/2023).
Permintaan Budiman sontak membuatnya kaget. Sebab, urusan kursi menteri itu menjadi hak prerogatif presiden.
Ia mengklaim selevel Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saja tidak bisa mengabulkan keinginan Budiman.
Artikel Terkait
Kontroversi Bahlil: Benarkah Kebijakan ESDM Baru Tricky dan Picu Penurunan Kepercayaan Publik?
UU PPRT Akhirnya Sah! Ini 12 Hak Pekerja Rumah Tangga yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
Logo Babi di Acara Maulid Nabi: Intrik Politik atau Pelecehan Agama? Ini Analisis dan Tuntutannya
Bahlil Naikkan Harga BBM & LPG: Bumerang Politik Pertama untuk Pemerintahan Prabowo?