POLHUKAM.ID -Langkah politik pengusaha ternama dan pendiri Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, yang memboyong istri dan empat anaknya untuk nyaleg mendapat sorotan publik.
Dengan terjun ke dunia politik, muncul spekulasi bahwa tujuan utama Hary Tanoesoedibjo adalah memanfaatkan jabatan politik untuk melindungi dan memperluas kerajaan bisnisnya.
"Ini namanya serakah, semuanya mau," kata aktivis Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/8).
Andi melanjutkan, keterlibatan Hary Tanoesoedibjo dan sekeluarga dalam dunia politik diduga terinspirasi dari Presiden Joko Widodo. Di mana anak dan menantunya juga menempati posisi strategis sebagai pejabat negara.
Artikel Terkait
Prabowo-Gibran 2 Periode di 2029: Strategi Jokowi Selamatkan Citra Keluarga?
Ijazah Jokowi Dinyatakan Fatal Tanpa Tanggal? Ini Fakta Kontroversi yang Bikin Heboh
Gibran di Pilpres 2029: Beban atau Aset? Analisis Mengejutkan Soal Risiko Prabowo
Rahasia 4,5 Jam Prabowo dengan 5 Raja Bisnis Indonesia: Apa yang Dibahas di Balik Pintu Tertutup?