SBY melanjutkan, saat itu semua pihak yang hadir kaget dan mempertanyakan keputusannya itu. Sebab kala itu posisi PDIP adalah oposisi pemerintahan SBY.
Namun, Presiden ke 6 dan ke 7 itu tetap yakin mengambil langkah tersebut.
“Semua terperanjat, are you sure pak? Yes, i am sure,” lanjut SBY.
Kala itu, hubungan Megawati dan SBY sudah merenggang. Pemicu kerenggangan keduanya adalah pada Pilpres 2004, SBY mendadak maju berpasangan dengan Jusuf Kalla, melawan pasangan Megawati dan Hasyim Muzadi.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?