POLHUKAM.ID - Dr Harits Hijrah Wicaksana yang juga Pengamat Kebijakan Publik dan Politik mengatakan Anies berpeluang jadi cawapres Ganjar.
Hal ini disampaikan oleh Harits, sebab sampai saat ini Anies dan Ganjar belum membuka pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Harits mengungkap bahwa konstelasi politik saat ini menurut bisa berubah dan tentu bisa juga cair. Begitupun dengan Anies dan Ganjar.
Karena prinsip politik itu, kata Harits, dikembalikan pada dasarnya untuk memenangkan pertarungan.
"Diibaratkan sekarang ini sebagai kunci inggris antara siapa dengan siapa tentu masih berpeluang untuk calon presiden maupun calon wakil presiden" kata Harits.
Harits juga menjelaskan bahwa dalam pertarungan politik itu hanya mengenal pemenang, tidak ada kalah terhormat.
Bibandingkan kalah terhormat, menang terhormat tentu lebih baik, terlebih saat ini politik praktis dengan kekuasaan.
Kemudian Harits mengungkap rating elektoral keduanya itu cukup tinggi.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?