POLHUKAM.ID - Dr Harits Hijrah Wicaksana yang juga Pengamat Kebijakan Publik dan Politik mengatakan Anies berpeluang jadi cawapres Ganjar.
Hal ini disampaikan oleh Harits, sebab sampai saat ini Anies dan Ganjar belum membuka pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Harits mengungkap bahwa konstelasi politik saat ini menurut bisa berubah dan tentu bisa juga cair. Begitupun dengan Anies dan Ganjar.
Karena prinsip politik itu, kata Harits, dikembalikan pada dasarnya untuk memenangkan pertarungan.
"Diibaratkan sekarang ini sebagai kunci inggris antara siapa dengan siapa tentu masih berpeluang untuk calon presiden maupun calon wakil presiden" kata Harits.
Harits juga menjelaskan bahwa dalam pertarungan politik itu hanya mengenal pemenang, tidak ada kalah terhormat.
Bibandingkan kalah terhormat, menang terhormat tentu lebih baik, terlebih saat ini politik praktis dengan kekuasaan.
Kemudian Harits mengungkap rating elektoral keduanya itu cukup tinggi.
Artikel Terkait
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya: Jangan Khawatir, Ini Buktinya!
Utang Indonesia Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya: Jangan Lihat Besarnya, Tapi Ini Alasannya!
Utang Indonesia Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Bilang Jangan Panik – Ini Alasannya
Utang RI Tembus Rp9.920 Triliun! Menkeu Buka Suara: Jangan Panik, Ini Alasannya