“Tinggal subsidi itu dikurangi, warga yang mampu tidak boleh beli Pertalite. Jangan langsung dihapus, kalau dikurangi secara bertahap bisa,” paparnya.
“Tapi kalau dihapus sekalian, kasihan itu rakyat kecil,” imbuh Awiek.
Selain karena faktor ekonomi masyarakat, Awiek juga menyebut ada dampak buruk lain dari penghapusan Pertalite. Yaitu naiknya sejumlah harga barang konsumsi akibat dari naiknya harga bahan bakar.
“Nanti efek domino yang kita pikirkan, ketika Pertalite tidak ada, BBM naik, tentu harga-harga yang lain akan naik,” tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...