POLHUKAM.ID - Polemik Food Estate yang makin hari menjadi pembicaraan akibat tidak sesuainya antara perencanaan dan hasil yang diharapkan, turut menjadi sorotan, Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin.
Anggota komisi Komisi IV ini mengatakan, pada dasarnya sejak awal dirinya dan Fraksinya menentang proyek Food Estate Presiden Jokowi.
Meski tujuannya baik untuk mengantisipasi krisis pangan, namun Andi Akmal menyebutkan program ini memiliki berbagai kendala terkait kesesuaian lahan, budaya, hingga masyarakat yang tidak mendukung.
“Dari sisi tujuan bahwa pada saat food estate ini dilaksanakan untuk mengantisipasi krisis pangan, langkah khusus pelaksanaan food estate seolah memberi harapan besar.
Kami sejak awal, menjadi kesepakatan FPKS sangat mengkritisi food estate karena konsepnya tidak seindah yang dibayangkan”, tutur Akmal, Eabu (30/8/2023).
Politisi PKS ini menambahkan, bahwa tujuan food estate untuk meningkatkan produksi pangan.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?