"Tapi pemilih Partai pro-Anies dalam skema head-to-head, Prabowo versus Ganjar, Prabowo mendapatkan dukungan sebesar 64,2 persen, sedangkan Ganjar mendapatkan dukungan 35,2 persen," kata Ade.
Pemilih Partai pro-Anies lebih banyak ke Prabowo dibandingkan ke Ganjar dengan rasio hampir dua kali lipat (1.8 : 1).
Di partai pro-Prabowo, Prabowo unggul di semua partai baik itu Gerindra, Golkar, PKB, maupun PAN. Dukungan tertinggi ada di Gerindra sebesar 90,8 persen. Selanjutnya Golkar sebesar 72,5 persen, PAN (65,6 persen), PKB (45,8 persen)
Di partai pro-Ganjar, Ganjar masih unggul baik di PDIP maupun di PPP. Dukungan tertinggi ada di PDIP sebesar 72,3 persen. Dukungan PPP terhadap Ganjar sebesar 47,1 persen.
Di partai pro Anies, semua partai pendukung Anies jauh lebih banyak ke Prabowo. Prabowo unggul di semua partai pro-Anies (Nasdem, PKS, Demokrat). Dukungan tertinggi terhadap Prabowo dari partai pro-Anies ada di Nasdem sebesar 60 persen. Kemudian Demokrat (57,7 persen), dan PKS (55,6 persen).
LSI Denny JA melakukan survei tatap muka (face-to-face interview) dengan menggunakan kuesioner kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia. Dengan 1.200 responden, margin of error survei ini sebesar 2,9 persen. Survei dilakukan pada tanggal 1 - 8 Agustus 2023.
Selain survei dengan metode kuantitatif, LSI Denny JA juga memperkaya informasi dan analisa dengan metode kualitatif, seperti analisis media, in-depth interview, expert judgement, dan focus group discussion.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?