POLHUKAM.ID -Keputusan Partai Nasdem memilih Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menjadi bakal cawapres pendamping Anies Baswedan, menjadi kejutan di awal pekan ini.
Hal itu disampaikan Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga dalam keterangannya, Jumat (1/10).
Bukan saja soal Cak Imin yang dipilih, tetapi kata Jamiluddin, gaya politik Nasdem perlu ditelaah karena seperti mengabaikan mitra koalisinya, yakni PKS dan Demokrat.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?