Kesannya, dalam pandangan Jamiluddin, Nasdem seperti memaksa Anies untuk berkhianat dengan Demokrat dan PKS. Hal itu, sangat beresiko pada jatuhnya reputasi Anies yang selama ini dipersepsi masyarakat sebagai sosok yang berintegritas.
“Anies sebagai sosok yang layak dipercaya juga akan terkikis akibat ulah Surya Paloh. Masyarakat akan memandang Anies bukan simbol perubahan tapi sebagai sosok petugas partai yang harus membeo kehendak Surya Paloh,” kata Jamiluddin.
Atas dasar itu, Jamiluddin menyebut bahwa Surya Paloh juga secara tidak langsung "mengubur" mimpi Anies untuk menjadi Presiden RI dengan menduetkannya bersama Cak Imin.
“Sebab, Cak Imin sosok yang tidak laku dijual. Hal itu terlihat dari elektabilitas Cak Imin yang sangat rendah,” katanya.
"Pilihan Nasdem itu tentu sudah mengubur mimpi Anies untuk menang. Anies dipaksa berpasangan dengan Cak Imin hanya untuk kalah dalam kontestasi Pilpres 2024,” pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran