"Hal yang harus dipastikan bahwa Demokrat karena merasa bahwa lokomotif Anies itu tidak lagi seiring dengan ide perubahan maka mesti Demokrat mengikuti ide baru yang bisa dia ciptakan sendiri," jelasnya.
Jika tidak dapat, ujar mantan dosen Universitas Indonesia itu, artinya Demokrat sangat menyesal keluar dari kubu Koalisi Perubahan yang dibawa oleh Anies.
Itu juga termasuk posisi Demokrat yang kini belum mendapatkan gerbong baru jelang pilpres 2024.
"Jadi kalau Demokrat akhirnya berhenti atau sekadar ingin menyelesaikan dengan cara mencari gerbong baru itu artinya Demokrat juga menyesal sebetulnya juga keluar dari Anies tetapi belum bisa menemukan gerbong baru," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?