Lanjut Roy Suryo, seharusnya admin dari akun milik lembaga resmi negara harus selalu cermat dalam menjaga dan mengantisipasi segala kemungkinan potensi peretasan dari luar.
"Memang tidak ada sistem yang bisa dijamin aman 100 persen, karena selalu saja ada loophole dalam network, namun seharusnya kejadian tersebut cepat diantisipasi, tidak dibiarkan berjam jam," katanya.
Itu sebabnya, supaya kejadian ini tak terulang kembali, Roy Suryo meminta agar DPR RI, Kementerian Komunikasi dan Informasi serta Polri bekerja sama mencari pelaku peretasan.
Kanal Youtube @DPRRIOfficial diretas pukul 08.15 WIB. Akun tersebut menayangkan siaran langsung atau live streaming berjudul “Canli Slot Casino Yayin Baris Maxwin Hedef".
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?