"Maka pada saat presiden [baru] dilantik yang sambutan pertama adalah mengeluarkan amnesti bagi orang yang dipenjara ini untuk keluar dan membentuk investigasi untuk menginvestigasi baik itu penyidik penuntut pengambil keputusan karena itu semuanya nuansa politik," ujarnya.
Lebih lanjut, Mantan Panglima TNI ini juga berharap kehadiran KAMI dalam kehidupan berbangsa bisa memberikan perubahan nasib bagi masyarakat Indonesia.
"Karena memang KAMI ini jangan berhenti untuk berjuang karena KAMI ini akan berusaha agar bagaimana kehadiran KAMI dalam kehidupan berbangsa ini bisa dipandang secara prospek untuk melakukan perubahan nasib," tuturnya.
"Dari masyarakat yang nasib buruk ke nasib yang lebih baik dan selanjutnya bagaimana KAMI agar kehadiran KAMI ini dalam bangsa ini bisa mengedukasi masyarakat agar benar-benar paham prinsip-prinsip demokrasi yang sama-sama kita sepakati bersama," tandasnya.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Gibran Santai Ditertawakan Pandji di Mens Rea, Ternyata Ini Reaksi Mengejutkannya!
Meutya Hafid Didesak Mundur, Benarkah Strategi Pemberantasan Judi Online Gagal Total?
Tifatul Sembiring Bela Pandji: Jangan Cari-cari Delik Hukum, Generasi Tua Harus Pahami Kritik Milenial!
Dokter Tifa Bongkar Skandal SP3 Eggi-Damai: Abuse of Power atau Restorative Justice?