POLHUKAM.ID - Di tengah ramai pemberitaan judi online, channel YouTube resmi DPR RI diretas dan menampilkan video live judi slot, pada Rabu pagi (6/9). Kini, kekhawatiran muncul di benak publik bahwa DPR turut menjadi sarang judi online berkembang di tanah air.
Analis politik dari Universitas Nasional, Andi Yusran mengatakan bahwa serangan hacker bisa terjadi dan dialami oleh siapapun, termasuk DPR RI.
“Hacker bisa masuk ke semua situs dan itu biasa terjadi,” kata Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (6/9).
Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia itu meminta agar Badan Kehormatan (BK) DPR RI mendalami soal peretasan official YouTube DPR RI ini. Tujuannya, kata dia, agar citra DPR RI tidak semakin merosot.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?