POLHUKAM.ID - Partai NasDem tak mau ambil pusing jika PKS keluar dari Kolalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), buntut tak hadirnya PKS dalam pertemuan antara NasDem, PKB dan PKS.
"Itu kedaulatan PKS, kita tidak bisa memaksakan itu. Ya saya tidak mau berandai-andai karena di setiap keputusan politik pasti selalu ada konsekuensi-konsekuensi yang kita terima," ujar Wakil Ketua Um Partai Nasdem, Ahmad Ali kepada wartawan di Jakarta Pusat, Rabu, 6 September 2023.
Menurut Ali, keputusan partai politik tak bisa dianggap main-main, karena langkah dan sikap politik disaksikan rakyat.
"Karena partai politik itu, ya kami sadar betul bahwa apa yang kami lakukan hari ini, sedang ditonton dan disaksikan oleh rakyat Indonesia sehingga kami tidak akan bermain-main dengan keputusan yang sudah diambil," ungkapnya lagi.
Ali yakin jika PKS akan tetap mendukung pencapresan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Meski, NasDem tetap menghormati segala keputusan PKS.
Artikel Terkait
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?