POLHUKAM.ID - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin dengan tingkat keburukan yang paling minim dibandingkan dengan calon pemimpin lainnya.
Sebab Mahfud mengakui jika tidak ada manusia yang sempurna tanpa memiliki kejelekan dalam hidupnya.
“Saudara, calon yang terbaik betul itu di mana pun, di dunia ini, tidak ada. Karena yang kita pilih manusia, tidak ada,” kata Mahfud dalam paparannya di ‘Forum Diskusi Pemilu Keberagaman Menjadi Kekuatan Mewujudkan Pemilu Bermartabat’, Jakarta, Rabu (13/9/2023).
Oleh karena itu, Mahfud mengajak masyarakat untuk bijak dalam memilih calon pemimpin yang memiliki kejelekan paling minim dibandingkan dengan lainnya.
Ia menyebut bahwa dalam ajang kontestasi Pemilu 2024, publik dapat menilai baik calon legislatif (caleg) hingga calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) berdasarkan harapan serta tindakan mereka.
“Pemilu ini adalah untuk memilih yang terbaik di antara orang-orang yang sama-sama punya kejelekan, yang lebih sedikit kejelekannya yang dipilih, berdasarkan ukuran-ukuran aspirasi kita," jelasnya.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?