Mengutip dari pemuka agama sekaligus ahli filsafat Magnis Suseno, Mahfud menyebut bahwa masyarakat sebaiknya memilih pemimpin yang baik guna mencegah dari orang jahat untuk menjadi pemimpin. Menurutnya, hal inilah yang sebaiknya dilakukan oleh publik dalam Pemilu mendatang.
“Untuk mencegah orang jahat menjadi wakil rakyat, itulah perlunya Pemilu," kata Mahfud, menambahkan.
Untuk itu, Mahfud menjelaskan bahwa dengan banyaknya proses demokrasi yang ditampilkan ditengah tahun politik ini, calon pemimpin sebaiknya mampu menunjukan kebaikan akan kesiapannya dalam membangun bangsa.
Ia pun berharap para tokoh dari kalangan akademisi, agama hingga masyarakat turut serta mengambil peran dalam meningkatkan kualitas demokrasi pemilu di Indonesia.
“Baik dengan menggunakan hak pilihnya, menggunakan keilmuannya (dan) menggunakan ketokohannya, sehingga pemilu yang bermartabat itu dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang