POLHUKAM.ID - Tujuan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dijadikan cawapres dari bakal capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan tidak terpenuhi.
Pasalnya elektabilitas Anies Baswedan malah semakin menurun setelah Cak Imin dideklarasikan sebagai cawapres, sehingga menurut kader Partai Demokrat, Eko Jhones, NasDem salah mengambil pendamping.
"Wah kata mereka ambil Cak Imin sebagai cawapres supaya naikan elektabiltas Anies. Koq malah tambah nyungsep ya… Sepertinya memang salah ambil," ucap loyalis Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu
Bahkan dugaannya yang cukup ekstrem, Anies dan Cak Imin memang tidak untuk didaftarkan di Pilpres 2024. "Atau memang gak niat buat daftar ke KPU," ujar Eko dikutip populis.id dari akun X pribadinya, Jumat (15/9).
Untuk diketahui, berdasarkan survei terbaru capres-cawapres Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), pasangan Anies-Cak Imin berada di urutan ketiga dengan elektabilitas 16,6 persen.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?