Anggota Komisi III DPR itu berharap pemerintah tidak ikut atau tidak menjadi bagian dari pihak-pihak yang melakukan proses ketidakadilan terhadap proses Pemilu yang sedang berlangsung.
"Jangan karena kebencian kepada seseorang, kemudian tidak berlaku adil," tegasnya.
Ahmad Ali yang mantan pentolan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu juga meminta Presiden Jokowi menegur Menag Yaqut, karena sudah memasukan kepentingan politik praktis dalam acara pemerintah atau kementerian.
Jika Presiden Jokowi tidak menegur dan tidak mengevaluasi Menag Yaqut, tentu menurunkan tingkat kepercayaan rakyat kepada pemerintah.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Pilkada Tidak Langsung: Mengapa Parpol Berani Melawan Suara 77% Rakyat?
Misteri Ijazah Jokowi Terbongkar: Bukti Sarjana Muda, Kok Bisa Bergelar S1?
Eggi Sudjana Bongkar Isu Ijazah Jokowi: Saya Tak Pernah Minta Maaf!
Bahlil Berani Tantang Mafia Impor: Demi Merah Putih, Nyawa Saya Korbankan untuk Swasembada Energi!