Sementara itu, terkait cawapres Basarah menyebut ada dua kriteria. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri cenderung akan memilih antara tokoh NU atau purnawirawan TNI.
"Analisis saya jika melihat pengalaman dari sejarah. Bu Megawati Soekarnoputri selalu mencari pendamping merujuk pada dua referensi yakni Tokoh NU atau Purnawirawan TNI," kata Basarah.
Basarah melihat dari pilihan Megawati di masa lalu yang pernah memilih beberapa tokoh, seperti Hamzah Haz, Hasyim Muzadi, Prabowo Subianto, Jusuf Kalla, dan Maruf Amin sebagai cawapres.
"Itulah analisis saya dalam melihat cara berpikir ibu Mega. Tokoh NU dan Purnawirawan TNI itu siapa? Silahkan dilihat saat ini siapa tokoh yang ada," kata Basarah.
Pun demikian, dia menegaskan semua keputusan tetap berada di tangan Megawati Soekarnoputri. Saat ini tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkannya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri