Sementara itu, terkait cawapres Basarah menyebut ada dua kriteria. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri cenderung akan memilih antara tokoh NU atau purnawirawan TNI.
"Analisis saya jika melihat pengalaman dari sejarah. Bu Megawati Soekarnoputri selalu mencari pendamping merujuk pada dua referensi yakni Tokoh NU atau Purnawirawan TNI," kata Basarah.
Basarah melihat dari pilihan Megawati di masa lalu yang pernah memilih beberapa tokoh, seperti Hamzah Haz, Hasyim Muzadi, Prabowo Subianto, Jusuf Kalla, dan Maruf Amin sebagai cawapres.
"Itulah analisis saya dalam melihat cara berpikir ibu Mega. Tokoh NU dan Purnawirawan TNI itu siapa? Silahkan dilihat saat ini siapa tokoh yang ada," kata Basarah.
Pun demikian, dia menegaskan semua keputusan tetap berada di tangan Megawati Soekarnoputri. Saat ini tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkannya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?