"Ini harus menjadi perhatian serius oleh PDIP, karena Kaesang bisa jadi pendahuluan, yang tidak menutup kemungkinan akan diikuti oleh Gibran, Bobby bahkan Jokowi, yang pada akhirnya meninggalkan PDIP," katanya.
Hal tersebut, kata Saiful, sangat mungkin terjadi. Terlebih jika Jokowi kurang sreg dengan pilihan PDIP memajukan Ganjar Pranowo dan memiliki keinginan mendukung Prabowo sebagai bacapres pada Pilpres 2024 semakin besar.
"Dengan bergabungnya Kaesang menjadi Ketum PSI, maka harus menjadi perhatian serius bagi PDIP, sangat mungkin pada akhirnya justru akan diikuti oleh kader-kader lain yang mulai gerah dengan arahan-arahan dari petinggi PDIP," pungkas Saiful
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai
Jokowi vs Politisi Lain: Siapa Ahli Pencitraan Terhebat Menurut Mantan Harimau Jokowi?
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran