POLHUKAM.ID -Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membuat langkah mengejutkan dengan bergabungnya putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep. Bahkan bukan hanya itu, Kaesang sekarang juga telah ditetapkan menjadi Ketua Umum PSI.
Hal ini tentu menuai pro dan kontra, apalagi karena AD/ART PDI Perjuangan disebut-sebut mengharuskan keluarga para kadernya berada di satu partai yang sama.
Padahal diketahui pula keluarga Kaesang berada di PDIP, mulai dari Jokowi sang ayah, kemudian Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution.
Hal ini lantas memunculkan isu bahwa Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dibuat marah dengan manuver politik Kaesang. Bahkan konon katanya sejumlah elite PDIP sampai berkumpul untuk membicarakan masalah tersebut.
Namun isu ini belakangan dibantah oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Ditekankan Hasto tidak ada pertemuan elite PDIP di Teuku Umar pada 21 September 2023 sebagaimana yang ramai diperbincangkan.
"Pertemuan itu tidak ada," kata Hasto, seperti dikutip dari Suara.com, Selasa (26/9/2023). Namun yang menjadi sorotan, setelahnya Hasto malah menyinggung perihal "tim mawar".
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?