POLHUKAM.ID -Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diperkirakan akan memperalat keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi), termasuk Kaesang Pangarep yang baru saja diangkat menjadi ketua umum (ketum).
Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS), Nyarwi Ahmad mengamati, manuver PSI mengangkat Kaesang sebagai ketum tidak terlepas dari kepentingan elektoral Pemilu 2024.
Pasalnya, dia mencatat PSI tidak mendapat suara yang cukup pada Pemilu 2019, alias tidak lolos Parliamentary Threshold (PT) 4 persen, sehingga tidak mendapat kursi di parlemen.
Artikel Terkait
Kontroversi Bahlil: Benarkah Kebijakan ESDM Baru Tricky dan Picu Penurunan Kepercayaan Publik?
UU PPRT Akhirnya Sah! Ini 12 Hak Pekerja Rumah Tangga yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
Logo Babi di Acara Maulid Nabi: Intrik Politik atau Pelecehan Agama? Ini Analisis dan Tuntutannya
Bahlil Naikkan Harga BBM & LPG: Bumerang Politik Pertama untuk Pemerintahan Prabowo?