"Saya sampai bingung, saya bilang Pak Jokowi itu petugas partai, kader, lho kok saya dibilang terlalu sombong. Itu AD/ART di partai kita. Saya juga petugas partai lho," tegas Megawati, pada pidato penutupan Rakernas IV PDIP, di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (1/10).
"Saya ini ditugasi oleh kongres partai untuk menjadi ketua umum, dipilih kalian untuk bertanggung jawab sebagai ketua umum," imbuhnya.
Pada bagian lain dia juga mengatakan, tidak mungkin PDIP merekrut kader di luar partai, karena itu ia mengaku bangga lahir sebagai kader banteng, lantas menjadi ketua umum.
"Saya juga kader, tidak mungkin orang lain tiba-tiba bisa jadi ketua umum. Terus siapa yang milih, kalau tiba-tiba ada orang luar. Itu juga melanggar AD/ART. Kok kita tidak diberi kesempatan menerangkan hal ini, makanya sering kontradiktif," tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Roy Suryo Bocorkan 3 Ciri Ijazah Asli UGM: Ini Alasan Ia Yakin 99,9% Dokumen Jokowi Palsu
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?
Usulan PT 7%: Ancaman Nyata bagi Kedaulatan Rakyat atau Cuma Rekayasa Politik?