Anies mengingatkan bahwa saat mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta, hasil survei elektabilitasnya juga berada di urutan ketiga. Ia menegaskan bahwa hal ini tidak selalu mencerminkan kenyataan.
Oleh karena itu, Anies berfokus pada upaya untuk mencapai dan bersosialisasi dengan masyarakat bersama dengan calon wakil presiden Muhaimin Iskandar dan partai-partai di Koalisi Perubahan untuk mengakomodasi aspirasi rakyat sekaligus merencanakan strategi kemenangan dalam Pemilihan Presiden 2024.
Hasil survei dari Indikator Politik Indonesia menempatkan Anies Baswedan di posisi ketiga dalam hal elektabilitas di Jawa Timur dengan persentase 14,4 persen.
Namun, ia berada di bawah Ganjar Pranowo dengan 43,9 persen dan Prabowo Subianto dengan 33,8 persen. Sebagian besar responden, yakni 8,0 persen, menyatakan belum memutuskan atau tidak memberikan jawaban.
Survei ini dilakukan antara tanggal 14-20 September 2023 dan melibatkan warga Indonesia di Jawa Timur yang memiliki hak suara. Sampel terdiri dari 1.810 orang yang dipilih secara acak. Tingkat kesalahan adalah sekitar 2,4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?