Menurutnya, rakyat lebih paham dan tidak akan memilih pemimpin yang kurang indah dipandang mata.
“Rakyat nggak mungkin akan milih pemimpin yang mukanya jelek, alatnya, ngomongnya jelek. Itu nggak mungkin,” tegasnya.
Pria yang akrab disapa Gus Jazil ini menyayangkan pernyataan Menag Yaqut tersebut yang seharusnya tidak keluar dari mulut seorang pejabat tinggi negara.
“Ini untuk apa mengeluarkan begitu? Buang buang statement menurut saya, buang buang omongan yang nggak perlu. Ini kan omongan pinggir jalan, omongan buzzer, omongan provokator yang seperti itu,” tutupnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?