Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan ada tahapan yang harus dilewati untuk mengganti ketua umum, salah satunya adalah melalui kongres partai. Dalam kongres itu, keputusan tertinggi akan diambil dengan mendengarkan masukan dari arus bawah.
"Dari bacaan yang kami lakukan setelah Rakernas memang menempatkan Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai sentral," jelas Hasto.
“Dalam masa transisi ke depan karena 2024 itu ada terbentuk pemerintahan baru, diperlukan pengawalan oleh sosok pemimpin yang kuat, pemimpin yang emosional bonding-nya itu melekat dengan anak ranting, ranting, dan PAC partai yakni ibu Megawati Soekarnoputri,” pungkasnya.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?