"Tergantung elektabilitas di akhir. Pemilu masih dua tahun lagi. Kalau masih rendah (elektabilitasnya), cocok Cawapres. Kalau naik cocok Capres. Enggak bisa hitam putih dari sekarang. Masih serba mungkin (berunah)," pungkasnya.
Seperti diketahui, Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid berkeyakinan partainya akan bisa memimpin poros baru di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
"Sangat mungkin, sangat mungkin karena PKB partai tengah. Artinya masih ada partai tengah lain misalkan NasDem," kata Jazilul saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/5/2022). []
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?