POLHUKAM.ID - Politisi senior PDIP, Panda Nababan menyinggung soal etika serta moral ketika membicarakan isu Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal cawapres Prabowo Subianto. Semisal Gibran menghendaki, Panda menilai akan ada sentimen negatif yang menyerang keluarga Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Panda mengingat ketika PDIP membantu Gibran saat maju di Pilkada Solo 2020. Ia menyebut, partainya memberikan segala fasilitas yang dibutuhkan Gibran untuk menjadi Solo 1.
Kalau misalkan Gibran berkhianat demi Prabowo, Panda membayangkan masyarakat akan memberikan hujatan.
"Partai yang membesarkan dan memberikan fasilitas kepada dia. Sekarang dia jadi diperhitungkan. Nanti masyarakat yang menilai 'oh rupanya ternyata begitu kelakuan keluarga Jokowi, oh ternyata haus kekuasaan'," kata Panda dikutip Suara.com, Rabu (11/10/2023).
"Ya Allah ya robbi, ingat itu dulu DPC sudah memutuskan Teguh-Purnomo tapi karena sayangnya Mega ke Jokowi disingkirkan," sambungnya.
Panda juga mengaku hanya bisa berdoa apabila Gibran benar-benar angkat kaki dari PDIP demi kursi cawapres.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?