Tak hanya pupus sebagai cawapres, kemungkinan Erick pun tak akan masuk dalam tim pemenangan Prabowo-Gibran. Menurut Andre, hal ini disebabkan oleh posisi strategis Erick di pemerintahan sebagai Menteri BUMN dan Plt Menko Marves menggantikan Luhut Binsar Panjaitan yang sedang sakit.
"Karena memang ada aturan kalau tidak salah bahwa pejabat publik itu harus mengundurkan diri atau cuti. Nah kalau Erick Thohir menjadi ketua Timses, otomatis beliau harus cuti dari Menteri BUMN dan Plt Menko Marves," jelas Andre.
"Tentu akan sulit bagi pemerintah kehilangan Pak Erick Thohir. Nah sedangkan Bang Rosan beliau bersedia untuk membantu Pak Prabowo dan mundur dari jabatan demi membantu pemenangan Pak Prabowo," imbuhnya.
Meski tak jadi cawapres dan bagian dari tim pemenangan, namun Andre optimistis Erick akan tetap berada dalam barisan pendukung Prabowo.
"InsyaAllah [Erick dukung Prabowo]," tutupnya.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Partai Demokrat Bongkar Standar Ganda AS-Israel: Serangan ke Iran Picu Terorisme Baru?
Innalillahi! Try Sutrisno Wafat: Kisah Wapres ke-6 RI dari Medan Perang ke Istana
Rocky Gerung Peringatkan Prabowo: Risiko Jadi Mediator Iran-AS dan Fakta Tuduhan Agen Amerika
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?