Dikatakan Adhie, dalam membangun bangsa, rezim yang sedang memimpin seharusnya bisa menggandeng intelektual dari kampus-kampus ternama.
Masih kata Adhie, sebaliknya, jika rezim tak ingin bangsanya maju, maka akan ada kebijakan yang membatasi ruang gerak intelektual kampus.
"Pemerintahan cerdas akan kerjasama dengan intelektual patriot bikin universitas top," katanya.
"Rezim bodoh kerjasama dengan intelektual idiot bikin kampus jadi kempes. Nah!" tandasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?