POLHUKAM.ID -Pengamat politik Rocky Gerung mengaku kerap mendapatkan aksi teror, unjuk rasa hingga perusakan pagar rumah di kawasan Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Itu buntut dari beberapa kritiknya ke pemerintah, termasuk ucapan kasar kepada Presiden RI Joko Widodo.
Ia pun dipersulit untuk bertemu mahasiswa. Tak jarang, ia mendapatkan aksi persekusi. Pakar filsafat itu mengakui serangkaian aksi itu memang mempengaruhi dirinya. Namun, bukan menurunkan tensi untuk mengkritik pemerintah.
“Sangat memengaruhi saya, saya makin keras protes,” tegas Rocky Gerung saat menyambangi Graha Pena, Kota Bogor, seperti dikutip Radar Bogor (Jawa Pos Grup), beberapa waktu lalu.
Hingga kini, ia masih sering mendapatkan teror baik secara fisik maupun pesan langsung ke handphonenya. Ia menilai, aksi teror yang tersebut dilakukan secara masif.
Menurut dia, siapapun yang melakukan serangkaian aksi teror itu kepada dirinya adalah orang yang tengah mencari perhatian.
Artikel Terkait
Bahlil Berani Tantang Mafia Impor: Demi Merah Putih, Nyawa Saya Korbankan untuk Swasembada Energi!
Luhut Tantang Bukti Saham Toba Pulp: Saya Jengkel, Justru Ingin Tutup Pabriknya!
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Ini Solusi Revolusioner Mereka untuk Hentikan Politik Uang
Menko Pangan Zulkifli Hasan Blusukan ke Wonosobo, Apa Hasil Tinjauan SPPG Kalikajar?