POLHUKAM.ID - Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di hadapan ratusan Pj kepala daerah yang meminta agar “tidak miring-miring”, menyisakan tanda tanya besar. Terlebih permintaan itu diungkapkan jelang Pemilu 2024.
Sebab itu, kalimat “tidak miring-miring” yang dimaksud kepala negara itu harus dijelaskan secara gamblang.
Demikian disampaikan pengamat militer dan intelijen, Connie Rahakundini Bakrie, dalam podcast Abraham Samad Speak Up bertajuk “Bongkar Rahasia di Balik Pergantian Panglima TNI Jelang Pilpres 2024. Prabowo-Gibran Diujung Tanduk?” dikutip Kamis (2/11).
“Miring-miring maksudnya apa nih?” Connie balik bertanya.
Dia lantas menyinggung apakah “miring-miring” yang dimaksud Jokowi harus tegak lurus kepada salah satu pasangan Capres-Cawapres di Pilpres 2024, dalam hal ini pasangan Prabowo-Gibran?
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?