“Miringnya harus ke Gibran? Bahwa kalau ke Gibran dianggap tidak miring? Kalau ke Pak Ganjar miring? Kalau ke Pak Anies miring? Atau gimana nih, saya gak ngerti pengertian “miring-miring dan akan saya awasi setiap hari”,” papar Connie.
Menurut dia, pernyataan mantan Walikota Solo itu sangat menakutkan, karena bisa multitafsir. Terlebih diungkapkan menjelang kontestasi demokrasi lima tahunan.
“That's scary buat saya kalimat itu. Saya menuntut dalam kesempatan ini, kalau pak presiden nonton, "Pak presiden saya rakyat bapak pak, saya ingin tahu maksud bapak tuh apa?" Kok jadi takut saya,” tegasnya.
Lebih jauh Connie menyebut, bahwa jika “miring-miring” yang dimaksud Jokowi mengarah pada salah satu pasangan Capres-Cawapres, maka Jokowi dinilai lebih parah dari rezim otoriter Soeharto.
“Ini lebih, Pak Harto aja gak pernah begini lho, "jangan miring-miring, kalau miring-miring saya hilangkan?"” tandasnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang